Kembali lagi di blog saya yang insha allah bermanfaat. kali ini kita akan membahas tentang menyengangkan hati sesama muslim lainnya.
"Barang siapa yang berjumpa dengan saudaranya sesama muslim dengan sesuatu yang di cintai allah untuk menyenangkan saudaranya tersebut maka allah akan menyenangkan dia di hari kiamat"(HR. Ath-thabrani)
"tidaklah seorang mukmin yang memberi kesenangan pada saudaranya yang sesama mukmin, kecuali allah akan menciptakan dari kesenangan tersebut seorang malaikat yang beribadah dan mengagungkan serta mengesakan allahswt. apablia orang mukmin tadi sudah berada di liang lahat maka kebahabagiaan tadi datang dan berkata : 'apakah kau mengenaliku?' kemudian orang tadi menjawab: 'siapa kamu' : 'aku adalah kesenangan yang engkau masukkan pada si anu, sekarang aku akan menghibur rasa takutmu, mengajarkan hujjahmu, memantapkan kata-katamu dengan kata-kata yang benar, menjadi saksimu dihari kiamat, dan akan memintakan syafaat untukmu dari tuhamu serta akan memperlihatkan tempatmu di surga" (HR. abu dunya)
Betapa allah memberikan nikmat orang yang suka membahagiakan kaum muslim lainnya. sungguh allah maha penyayang.
Bersemangat dalam menyenangkan dan menghibur hati kaum muslimin merupakan akhlak islam, dalam hal ini Rasulullah SAW. merupakan contoh utama, sampai-sampai orang yang bersama beliau merasa yang paling mulia di sisi beliau, karena melihat kasih sayang, kelembutan, dan hiburan Rasulullah terhadap hati orang orang yang bersama beliau. Beliau juga mengajarkan kepada sahabat-sahabatnya bagaimana menyenangkan hati orang-orang di sekitar nya.
Membahagiakan hari seorang muslim dengan berjalan untuk memenuhi kebutuhannya itu lebih baik daripada beri'tikaf di mesjid nabu selama sepuluh tahun. Dari sebab itulah orang-orang sholih mendekatkan diri pada allah dengan memenuhi kebutuhan dan menghibur kaum muslimin di waktu yang berbeda-beda dengan cara yang benar dan sidiq.
Apabila berbicara dnegan kaum muslimin mereka berbicara dengan sesuatu yang adapat menyenangkannya, sedang hatinya lembut sesuai dengan apa ia katakan, hingga senantiasa lebih baik dari pada amalnya sebagaimana di jelaskan di hadits:
"niat seorang mukmin lebih baik daripada amalnya"(HR. ath-thabarani)
Bagi seorang mukmin hendaknya mempunyai keinginan kuat dalam menyenangkan hari orang lain. terutama kepada orang orang yang lemah, orang orang yang jompo dan orang orang yang sakit. karena semua itu merupakan salah satu amal yang agug dan tinggi di sisi allah swt. maka hendaknya seorang muslim tidak ketinggalan akan akhlak mulia ini yang di bawa oleh nabi saw.
sekian pembahasan ini.intinya adalah "senangilah orang yang lemah, jompo dan sakit."
Senin, 26 September 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar